Sabtu, 09 November 2024

 

Basreng, sebuah camilan yang terdiri dari bakso yang digoreng hingga renyah, telah menjadi favorit bagi banyak orang di Indonesia. Namun, apakah Anda sudah tahu asal usul dan sejarah belakang fenomena ini? Berikut adalah cerita menarik tentang bagaimana basreng menjadi camilan yang begitu populer hari ini.

Awal Mula Basreng

Basreng pertama kali muncul pada tahun 1970-an di Surabaya, Jawa Timur. Pada awalnya, basreng dibuat dari bahan sederhana seperti beras, tepung terigu, dan ampas tahu. Nama “basreng” sendiri berasal dari bahasa Jawa, yaitu “baso” yang berarti bola-bola daging dan “goreng” yang berarti digoreng. Istilah ini punya makna yang spesifik dan langsung terkait dengan cara pembuatannya.

Orang Pertama yang Menciptakan Basreng

Sebelumnya, ada klaim bahwa basreng diciptakan secara tidak sengaja oleh Bapak Haji Ujang, seorang warga Desa Gandasoli, pada tahun 1997. Menurut cerita tersebut, Bapak Haji Ujang adalah seorang pembuat bakso ikan yang biasanya mendistribusikan hasil produksinya ke pasar-pasar lokal. Suatu hari, ia mencoba menggoreng bahan sisa baksonya dan mengejutkan dirinya sendiri dengan respon positif besar-besaran dari para pelanggan. Melalui kontak dengan teman yang berdomisili di Jakarta, distribusi basreng ke ibu kota pun dimulai, sehingga populernya melambung tinggi.

Jejak Sejarah Basreng di Kota Bandung

Selain Surabaya, jejak sejarah basreng juga dapat ditemukan di Kota Bandung. Di sana, basreng menjadi favorit masyarakat karena rasa gurih dan tekstur renyahnya. Mulanya, basreng hanya tersedia di warung-warung pinggir jalan atau kaki lima, tetapi seiring meningkatnya permintaan, basreng juga mulai dijual di restoran-restoran dan warung makan. Sekarang, basreng masih menjadi makanan yang digemari oleh banyak orang di Indonesia.

Variasi Rasa dan Cara Pembuatan

Proses pembuatan basreng relatif sederhana. Pertama-tama, bakso yang telah dibuat dari adonan tepung dan daging digoreng hingga matang. Setelah itu, bakso digoreng lagi dengan bumbu pilihan hingga teksturnya menjadi renyah. Beberapa variasi basreng menggunakan bumbu pedas, bawang, keju, atau balado untuk memberikan cita rasa yang berbeda.

Popularitas Global

Tak hanya di Indonesia, basreng juga mulai dikenal di negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Inovasi dalam rasa membuat basreng semakin digemari oleh berbagai kalangan. Bahkan, beberapa merek basreng viral saat ini tersedia di marketplace online seperti Tokopedia, menawarkan berbagai varian rasa dan harga yang kompetitif.


0 komentar:

Posting Komentar

Statistik

Cari Blog Ini

SELAMAT DATANG DI BASRENG VIRAL

Popular Posts

Blog Archive